AS LONG AS YOU LOVE ME part 2
XXXXX
Ricky terlihat kesal , tadinya ia ingin mempermaikan Diandra tapi malah dibuat keki olehnya .
Direktur Ani terlihat sedang berbicara dengan Direktur Budi penanam saham terbesar di Universitas Khatulistiwa punyanya . Tampaknya ia tengah terlibat hutang .
Pak Budi menginginkan pembongkaran terhadap gedung seni dikampus itu , tapi Direktur Ani terlihat menolak permintaan tersebut . Karna sepertinya gedung tersebut berhubungan dengan suaminya dimasalalu .
Ricky sedang bermain hoki bersama teman - temannya , tiba2 ada seorang cewe cantik turun kelapangan dan merampas bolanya . Ricky dan teman - temannya terlihat bingung , kemudian gadis itu terjatuh .
"Tempat ini adalah tempat yang berhabahaya , jangan sembarangan masuk!!" ucap Ricky dan membantu gadis tersebut . Ricky mengusir gadis tersebut .
Direktur Ani dan Pak Budi terlihat duduk dibagian penonton , ternyata gadis itu adalah Putri dari pak Budi yang akan dijodohkan sama Ricky .
Direktur Ani menemui anaknya seusai bermain hoki , ia memberi tahu bahwa gadis yang tadi adlah anak dari Pak Budi . Seperti sudah ditebak dan Ricky tidak berminat .
"Ruang seni akan dibongkar !! Sudah berminat ?? Kampus sedang mengalami masalah keuangan , kalau tidak memiliki cara untuk menyelesaikannya tanah tempat berdiri nya ruang seni harus diberikan kepada Pak Budi. Jadi kamu siap menghancurkan kenangan ayah yang paling indah dikampus ini??" tanya Direktur Ani .
"Mama dari awal sudah berniat membongkarnya bukan ?? Setiap hari melihat gedung itu akan ada perasaan bersalah bukan ??" jawab Ricky .
"Kalau kamu tidak ingin gedung itu dibongkar caranya sangat mudah . Anak gadis gadis Pak Budi baru pulang dari luar negeri , kalo bisa ia akan pindah kekampus kita . Barang kali Pak Budi mau membatalkan niatnya . Dua hari lagi kami ada pesta , temani mama !!" perintah ibunya .
"Cuma temani saja ?? Atau setelah itu mama mau aku membawanya ketempat tidur ?? Hanya mama orangtua yang mau anaknya menjadi gigolo" jawab Ricky ketus .
Pulang kerumah Diandra dimarah tantenya , tantenya sangat berharap Diandra mendapatkan Ricky . Ia terus memarahi Diandra bahkan menyuruh Diandra menjual dirinya . Diandra merasa tantenya sudah keterlaluan , ia kabur ! dan om nya Bembi mengikutinya . Diandra datang ke Gedung Seni di Universitas Khatulistiwa . Ia melihat biola , ia menghampirinya dan memainkannya kemudian ia teringat akan ayahnya . Ternyata Ricky juga ada disana, Diandra tak menyadarinya .
Perlahan Ricky mendekati Diandra dan menarik tangannya . Ia marah ada orang asing yang menyentuh biolanya .
"Siapa yang ngijinin lo masuk kesini ? Lo pikir Universitas Khatulistiwa ini apa ?? Lo bisa sesuka hati mainin piano ini ??" ucap Ricky marah .
"Maaf !! Gw akan pergi" . Ricky malah menghalangi Diandra dan menyudutkannya . Diandra ketakutan .
"Kita baru berciuman bukan ?? Seharusnya naik ketempat tidur bukan ?? Buka baju lo sekarang" perintah Ricky . ternyata diam - diam om Bemby mengintip .
Ricky terus saja mengejek dan menyudutkan Diandra . Diandra sudah kehilangan kesabaran .
"Cukup !! Cukup lo ngejek gw , cukup lo nyudutkan gw !! Okke gw akan buka baju , setelah ini lo gag akan ngejar lagi kan ?" Ricky duduk dan mempersilahkan Diandra membuka bajunya . Diandra gemetaran saat membuka kancing bajunya .
"Setelah gw buka baju , tolong kasi tau gw . Melihat seseorang berada didepan laki - laki asing dengan menghina diri sendiri apakah enak ? Lo duduk disana sambil melihat apakah enak ? " ucap Diandra sambil menangis . Ricky sadar perbuatannya sudah melewati batas .
ia meminta Diandra jangan membuka lagi , tapi Diandra tidak menghiraukannya . Terus saja membuka kancing bajunya .
"Gw bilang hentikan !!" teriak Ricky sambil menahan tangan Diandra , sebulir airmata Diandra jatuh ketangannya .
"Kalian semua lelaki sama saja !! Membuat orang begini alangkah enaknya ?"
"Kalian ?? Ada siapa lagi yang memperlakukan lo begini ?" Ricky menyadari sesuatu pernah menimpa Diandra . Diluar om Bemby mengumpat . dia ketahuan sedang mengintip oleh satpam yang tengah berpatroli . Dia bilang ke satpam bahwa ada 2 orang bermesraan didalam lalu kabur .
Ricky dan Diandra mendengar kegaduhan diluar . Ia menarik Diandra untuk bersembunyi dibalik kursi . Satpam memeriksa ruangan dan tak menemukan siapapun . Setelah satpam pergi , Diandra lari kepintu dan menyadari kalo pintu sudah dikunci oleh satpam .
"itu tadi Om mu bukan ?? Udah besar kok masih diikuti ?? Terlalu berlebihan " Ricky tiba - tiba menyadari siapa orang yang tadi mereka bicarakan .
"apalah orang itu dia ??" tanya Ricky
"Jangan asal menebak !!" sergah Diandra
mereka asyik mengobrol diruang seni tersebut dan akhirnya tertidur . Esok paginya Diandra terbangun dan melihat Ricky masih tertidur . Ricky terbangun dan mengejeknya . Ricky memberitahu Diandra bahwa ada kunci diatas rak buku yang terdapat diruangan ini . Diandra protes , ternyata Ricky mempunyai kuncinya dan membiarkan ia tertidur disini .
"Gw emang ingin nginep disini !! Lainkali setelah pulang kerja , lo kesini untuk bermain biola ! Lo tau gag kalo bioala gag sering dimainin ia akan rusak." ucap Ricky . "Ya walaupun lo mainnya gag begitu bagus tapi ini untuk kebaikan biola ini" tambahnya .
ia mengancam Diandra yang terang - terangan menolak . Lalu mereka pun keluar dari gedung tersebut dan ketauan oleh beberapa mahasiswa dan langsut memotret mereka .
Ricky mengantar Diandra pulang , tantenya malah senang mengetahui mereka berdua bermalam . Tapi omnya terlihat marah , ia menarik Diandra dan memarahi Ricky . Ia mengambi sapu hendak memukul Ricky dan dengan cepat tangan Ricky menangkap sapu itu "Berdasarkan hukum , perbuatan mengganggu bisa dihukum 2 tahun lebih" Ricky mengancam . Iya , ricky adalah mahasiswa jurusan hukum . Om nya terlihat ketakutan .
Ricky menarik tangan Diandra keluar dari rumah , ia memberikan HP nya kepada Diandra .
"Ambil ini !! Mandi dan tidur harus bawa ini ! Lainkali kalo dia macem2 langsung lapor polisi!"
XXXXX
Ricky menemui teman - temannya yang sedang menunggunya melihatkan foto ciumannya dan Diandra . Dilapangan Ricky dan teman - temannya sudah menunggu untuk melihat foto ciumannya . dan ditengah - tengah lapangan ricky menyatakan bahwa ia gagal .
Dan sebagai hukumannya ia harus keliling lapangan 10 kali dengan menggunakan high heelss . Saat mengumumkan itu Diandra lewat dan mendengarnya . Diandra kaget mendengar ucapan Ricky , ia langsung memeriksa HP yang diberikan Ricky dan foto itu masih ada . Teman Ricky memprotes tidak percaya Ricky yang selalu menang tiba - tiba mengaku kalah .
"Permainan kayak gini gw udah bosen !! Gw Ricky pertama kali menemukan ada hati yang tulus . Wanita yang meneteskan airmata . Diandra adalah tujuan akhir gw !! " ucap Ricky sambil menatap Diandra dan langsung mengambil high heels milik Shela untuk menjalani hukumannya .
Didekat lapangan Direktur Ani sedang berbicara dengan Putri (Anak dari Pak Budi) . Mereka mendengar keramaian dan Putri tertarik kesana untuk melihat . Ricky terus berlari , pandangan matanya mulai kabur dan ia mulai sempoyongan seketika ia ambruk . Diandra berlari hendak menghampiri tapi didahului oleh Putri . Ia datang memeriksa Ricky , RIcky fikir yang datang Diandra . Ricky terbangun dan menyadari kalau orang tadi bukan Diandra melaikan Putri .
Putri mengompres kaki Ricky , dan tiba-tiba seorang perawat memberikan telpon kepada Ricky yang ternyata dari ibunya . Ibunya masih terus menyuruhnya mendekati Putri .
"Dia ada disamping , dan kebetulan disini ada kasur . Mama mau sekalian aku membawanya naik ke atas kasur ??" Putri terdengar geli mendengar jawaban Ricky . Ibunya menjawab tidak peduli dan langsung mematikan telfonnya .
XXXXXXXXXXX
Part 2 finishh gaess ...
happy reading :D
XXXXX
Ricky terlihat kesal , tadinya ia ingin mempermaikan Diandra tapi malah dibuat keki olehnya .
Direktur Ani terlihat sedang berbicara dengan Direktur Budi penanam saham terbesar di Universitas Khatulistiwa punyanya . Tampaknya ia tengah terlibat hutang .
Pak Budi menginginkan pembongkaran terhadap gedung seni dikampus itu , tapi Direktur Ani terlihat menolak permintaan tersebut . Karna sepertinya gedung tersebut berhubungan dengan suaminya dimasalalu .
Ricky sedang bermain hoki bersama teman - temannya , tiba2 ada seorang cewe cantik turun kelapangan dan merampas bolanya . Ricky dan teman - temannya terlihat bingung , kemudian gadis itu terjatuh .
"Tempat ini adalah tempat yang berhabahaya , jangan sembarangan masuk!!" ucap Ricky dan membantu gadis tersebut . Ricky mengusir gadis tersebut .
Direktur Ani dan Pak Budi terlihat duduk dibagian penonton , ternyata gadis itu adalah Putri dari pak Budi yang akan dijodohkan sama Ricky .
Direktur Ani menemui anaknya seusai bermain hoki , ia memberi tahu bahwa gadis yang tadi adlah anak dari Pak Budi . Seperti sudah ditebak dan Ricky tidak berminat .
"Ruang seni akan dibongkar !! Sudah berminat ?? Kampus sedang mengalami masalah keuangan , kalau tidak memiliki cara untuk menyelesaikannya tanah tempat berdiri nya ruang seni harus diberikan kepada Pak Budi. Jadi kamu siap menghancurkan kenangan ayah yang paling indah dikampus ini??" tanya Direktur Ani .
"Mama dari awal sudah berniat membongkarnya bukan ?? Setiap hari melihat gedung itu akan ada perasaan bersalah bukan ??" jawab Ricky .
"Kalau kamu tidak ingin gedung itu dibongkar caranya sangat mudah . Anak gadis gadis Pak Budi baru pulang dari luar negeri , kalo bisa ia akan pindah kekampus kita . Barang kali Pak Budi mau membatalkan niatnya . Dua hari lagi kami ada pesta , temani mama !!" perintah ibunya .
"Cuma temani saja ?? Atau setelah itu mama mau aku membawanya ketempat tidur ?? Hanya mama orangtua yang mau anaknya menjadi gigolo" jawab Ricky ketus .
Pulang kerumah Diandra dimarah tantenya , tantenya sangat berharap Diandra mendapatkan Ricky . Ia terus memarahi Diandra bahkan menyuruh Diandra menjual dirinya . Diandra merasa tantenya sudah keterlaluan , ia kabur ! dan om nya Bembi mengikutinya . Diandra datang ke Gedung Seni di Universitas Khatulistiwa . Ia melihat biola , ia menghampirinya dan memainkannya kemudian ia teringat akan ayahnya . Ternyata Ricky juga ada disana, Diandra tak menyadarinya .
Perlahan Ricky mendekati Diandra dan menarik tangannya . Ia marah ada orang asing yang menyentuh biolanya .
"Siapa yang ngijinin lo masuk kesini ? Lo pikir Universitas Khatulistiwa ini apa ?? Lo bisa sesuka hati mainin piano ini ??" ucap Ricky marah .
"Maaf !! Gw akan pergi" . Ricky malah menghalangi Diandra dan menyudutkannya . Diandra ketakutan .
"Kita baru berciuman bukan ?? Seharusnya naik ketempat tidur bukan ?? Buka baju lo sekarang" perintah Ricky . ternyata diam - diam om Bemby mengintip .
Ricky terus saja mengejek dan menyudutkan Diandra . Diandra sudah kehilangan kesabaran .
"Cukup !! Cukup lo ngejek gw , cukup lo nyudutkan gw !! Okke gw akan buka baju , setelah ini lo gag akan ngejar lagi kan ?" Ricky duduk dan mempersilahkan Diandra membuka bajunya . Diandra gemetaran saat membuka kancing bajunya .
"Setelah gw buka baju , tolong kasi tau gw . Melihat seseorang berada didepan laki - laki asing dengan menghina diri sendiri apakah enak ? Lo duduk disana sambil melihat apakah enak ? " ucap Diandra sambil menangis . Ricky sadar perbuatannya sudah melewati batas .
ia meminta Diandra jangan membuka lagi , tapi Diandra tidak menghiraukannya . Terus saja membuka kancing bajunya .
"Gw bilang hentikan !!" teriak Ricky sambil menahan tangan Diandra , sebulir airmata Diandra jatuh ketangannya .
"Kalian semua lelaki sama saja !! Membuat orang begini alangkah enaknya ?"
"Kalian ?? Ada siapa lagi yang memperlakukan lo begini ?" Ricky menyadari sesuatu pernah menimpa Diandra . Diluar om Bemby mengumpat . dia ketahuan sedang mengintip oleh satpam yang tengah berpatroli . Dia bilang ke satpam bahwa ada 2 orang bermesraan didalam lalu kabur .
Ricky dan Diandra mendengar kegaduhan diluar . Ia menarik Diandra untuk bersembunyi dibalik kursi . Satpam memeriksa ruangan dan tak menemukan siapapun . Setelah satpam pergi , Diandra lari kepintu dan menyadari kalo pintu sudah dikunci oleh satpam .
"itu tadi Om mu bukan ?? Udah besar kok masih diikuti ?? Terlalu berlebihan " Ricky tiba - tiba menyadari siapa orang yang tadi mereka bicarakan .
"apalah orang itu dia ??" tanya Ricky
"Jangan asal menebak !!" sergah Diandra
mereka asyik mengobrol diruang seni tersebut dan akhirnya tertidur . Esok paginya Diandra terbangun dan melihat Ricky masih tertidur . Ricky terbangun dan mengejeknya . Ricky memberitahu Diandra bahwa ada kunci diatas rak buku yang terdapat diruangan ini . Diandra protes , ternyata Ricky mempunyai kuncinya dan membiarkan ia tertidur disini .
"Gw emang ingin nginep disini !! Lainkali setelah pulang kerja , lo kesini untuk bermain biola ! Lo tau gag kalo bioala gag sering dimainin ia akan rusak." ucap Ricky . "Ya walaupun lo mainnya gag begitu bagus tapi ini untuk kebaikan biola ini" tambahnya .
ia mengancam Diandra yang terang - terangan menolak . Lalu mereka pun keluar dari gedung tersebut dan ketauan oleh beberapa mahasiswa dan langsut memotret mereka .
Ricky mengantar Diandra pulang , tantenya malah senang mengetahui mereka berdua bermalam . Tapi omnya terlihat marah , ia menarik Diandra dan memarahi Ricky . Ia mengambi sapu hendak memukul Ricky dan dengan cepat tangan Ricky menangkap sapu itu "Berdasarkan hukum , perbuatan mengganggu bisa dihukum 2 tahun lebih" Ricky mengancam . Iya , ricky adalah mahasiswa jurusan hukum . Om nya terlihat ketakutan .
Ricky menarik tangan Diandra keluar dari rumah , ia memberikan HP nya kepada Diandra .
"Ambil ini !! Mandi dan tidur harus bawa ini ! Lainkali kalo dia macem2 langsung lapor polisi!"
XXXXX
Ricky menemui teman - temannya yang sedang menunggunya melihatkan foto ciumannya dan Diandra . Dilapangan Ricky dan teman - temannya sudah menunggu untuk melihat foto ciumannya . dan ditengah - tengah lapangan ricky menyatakan bahwa ia gagal .
Dan sebagai hukumannya ia harus keliling lapangan 10 kali dengan menggunakan high heelss . Saat mengumumkan itu Diandra lewat dan mendengarnya . Diandra kaget mendengar ucapan Ricky , ia langsung memeriksa HP yang diberikan Ricky dan foto itu masih ada . Teman Ricky memprotes tidak percaya Ricky yang selalu menang tiba - tiba mengaku kalah .
"Permainan kayak gini gw udah bosen !! Gw Ricky pertama kali menemukan ada hati yang tulus . Wanita yang meneteskan airmata . Diandra adalah tujuan akhir gw !! " ucap Ricky sambil menatap Diandra dan langsung mengambil high heels milik Shela untuk menjalani hukumannya .
Didekat lapangan Direktur Ani sedang berbicara dengan Putri (Anak dari Pak Budi) . Mereka mendengar keramaian dan Putri tertarik kesana untuk melihat . Ricky terus berlari , pandangan matanya mulai kabur dan ia mulai sempoyongan seketika ia ambruk . Diandra berlari hendak menghampiri tapi didahului oleh Putri . Ia datang memeriksa Ricky , RIcky fikir yang datang Diandra . Ricky terbangun dan menyadari kalau orang tadi bukan Diandra melaikan Putri .
Putri mengompres kaki Ricky , dan tiba-tiba seorang perawat memberikan telpon kepada Ricky yang ternyata dari ibunya . Ibunya masih terus menyuruhnya mendekati Putri .
"Dia ada disamping , dan kebetulan disini ada kasur . Mama mau sekalian aku membawanya naik ke atas kasur ??" Putri terdengar geli mendengar jawaban Ricky . Ibunya menjawab tidak peduli dan langsung mematikan telfonnya .
XXXXXXXXXXX
Part 2 finishh gaess ...
happy reading :D













